PERKEMBANGAN PERANGKAT
KERAS KOMPUTER
Perangkat Keras adalah semua bagian
fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang
beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software)
yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Perangkat keras terdiri dari
·
Prosesor
·
Motherboard
·
Printer
·
Monitor
·
Mouse
·
RAM
·
Keyboard
·
Dll
Dari tahun ke tahun perangkat keras komputer
mengalami perkembangan. Perkembangan sebagian perangkat keras adalah sebagai
berikut:
1. Prosesor
Pertama kali, istilah prosesor diperkenalkan
di tahun 70-an. Hal tersebut sangat berdampak pada implementasi CPU (Central
Processing Unit) yang dipakai pada setiap PC yang beredar saat ini. Penggunaan
prosesor pada PC sebagai pusat pemrosesan data membuat perangkat tersebut
dikenal dengan istilah CPU.
Setelah IBM memproduksi prosesor untuk PC,
intel tak mau kalah dan berusaha membuat prosesor untuk komputer yang
kompatibel dengan PC IBM pertama yang mengusung prosesor Intel 80286 dan 80386.
Pada tahun 1986, beberapa jenis prosesor Intel
yang kompatibel dengan clone PC IBM bermunculan dan mendominasi pasar. Hingga
saat ini, Intel mengeluarkan standar Microprosesor MMX (MultiMedia Extention).
SSE (Streaming SIMD Extention), SSE2, SSE3, SSSE3 dan SSE4 untuk
perangkat-perangkat prosesornya.
AMD, kompetitor tunggal Intel tak mau
ketinggalan. Untuk melawan Intel, pebisnis prosesor ini mengeluarkan seri k-5
nya. Huruf “K” pada prosesor AMD tersebut diambil dari kata “Kryptonite”, batu
meteor yang bisa bikin lemah manusia superman. Seri K5 sengaja dilempar ke
pasaran untuk 4AMD bisa mengimbangi keandalan Intel melalui rilis seri Athlon
miliknya, atau disebut juga K7.
Standar mikroprosesor yang dikeluarkan oleh
AMD adalah 3DNow! dan 3Dnow!+. Kedua standar tersebut dibuat untuk menyaingi
standar dari Intel, yaitu standar MMX sampai SSE3. Standar AMD 3Dnow! digunakan
oleh beberapa pengembang game, namun idSoftware menggunakan standar ini untuk
Quake II-nya. Sampai hari ini, Intel dan AMD memegang pangsa pasar terbesar
untuk prosesor, dan masing-masing sudah menggunakan standar sistem 64-bit untuk
produk-produk mereka yang akan datang.
Intel 4004:
·
Processor 4 bit ini
yang direncanakan untuk menjadi otak calculator , pada tahun yang sama (1971),
intel membuat revisi ke 4004. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang
untuk pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang
diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut
untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk
perkembangan ke arah prosesor komputer.
·
Spesifikasi
: Maximum clock
speed adalah 740 kHz
·
Alamat 12-bit
·
instruksi 8-bit, tidak
ditaruh di memori yang sama dengan
·
data word 4-bit
·
Set instruksi yang
terdiri dari 46 instruksi (di mana 41 diantaranya memiliki lebar 8 bit dan 5
lebar 16 bit)
·
Set register terdiri
dari 16 register masing-masing 4 bit
·
tumpukan subroutine
internal memiliki kedalaman 3 tingkat
Intel i8008
·
Berikutnya muncul
processor 8 bit pertama i8008 (1972), tapi agak kurang disukai karena
multivoltage, disini ada perubahan yaitu jadi triple voltage,menggunakan
teknologi NMOS (tidak PMOS lagi
·
Mengenalkan pertama
kali sistem clock generator (menggunakan chip tambahan)
·
Dikemas dalam bentuk
DIP Array 40 pins.
·
Prosesor i8080 adalah
prosesor dengan register internal 8-bit
·
Bus eksternal 8-bit,
·
Memori addressing
20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.
Intel 8080 :
·
Intel 8080 adalah
mikroprosesor awal yang dirancang dan diproduksi oleh Intel
·
CPU-8bit
·
Dianggap menjadi
rancangan prosesor mikro (microprocessor) pertama yang benar-benar dapat
digunakan (bermanfaat).
Intel 8085 :
·
Muncul 1977
·
Menggunakan clock
generator onprocessor, cikal bakalnya penggunaan single voltage +5V
(implementasi s/d 486DX2, pd DX4 mulai +3.3V dst).
Intel 8088 :
·
Untuk menjawab
tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal, 8bit bus external.
·
i80 88
memakai komponen peripheral 8bit bekas i8008.
·
Lebih murah daripada
i8088.
·
Chip i8088 ini sangat
populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun berdasarkan
spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor
yang compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software).
·
Chip 8088 dan 8086
kompatibel penuh dengan program yang dibuat untuk chip 8080, walaupun mungkin
ada beberapa program yang dibuat untuk 8086 tidak berfungsi pada chip 8088 (perbedaan
lebar bus)
Intel 80186 dan i80188:
·
Sejak muncul
80186 dan i80188 prosessor mulai dikemas dalam bentuk PLCC, LCC dan PGA 68
kaki.
·
i80186 secara fisik
berbentuk bujursangkar dengan 17 kaki persisi (PLCC/LCC) atau 2 deret kaki
persisi (PGA) dan mulai dari i80186 inilah chip DMA dan interrupt controller
disatukan ke dalam processor.
·
Semenjak menggunakan
286, komputer IBM menggunakan istilah IBM PC-AT (Advanced Technology)dan mulai
dikenal pengunaan istilah PersonalSystem (PS/1).
·
Pada periode ini mulai
dikenal penggunaan slot ISA 16 bit yang dikembangkan dari slot ISA 8 bit.
·
Ada AMD, Harris &
MOS yang compatible penuh dengan intel.
·
Di 286 ini mulai
dikenal penggunaan Protected Virtual Adress Mode yang memungkinkan dilakukannya
multitasking secara time sharing (via hardware resetting).
·
Tahun 1986 IBM membuat
processor dengan arsitektur RISC 32bit pertama untuk kelas PC. Namun karena
kelangkaan software, IBM RT PC ini “melempem” untuk kelas enterprise, RISC ini
berkembang lebih pesat, setidaknya ada banyak vendor yang saling tidak
kompatibel.
Intel 8086 :
·
Untuk meraih momentum
yang hilang dari chip i8086, Intel membuat i80286
·
Register 16-bit
·
Bus eksternal 16-bit
·
Mode protected
terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori addressing
24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori.
·
Chip 80286 ini tentu
saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya, dengan tambahan
beberapa set instruksi baru.
·
Sayangnya chip ini
memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan
pengikut.
Intel i80386 :
·
Pada tahun 1985, Intel
meluncurkan desain prosesor yang sama sekali baru: i80386.
·
Sebuah prosesor 32-bit
, dalam arti memiliki register 32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan
mempertahankan kompatibilitas dengan prosesor generasi sebelumnya
·
Dengan tambahan
diperkenalkannya mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit
·
Mampu mengakses
maksimum 4 GB
·
Chip ini mulai dikemas
dalam bentuk PGA (pin Grid Array)Prosesor Intel sampai titik ini belum
menggunakan unit FPU secara internal .
Intel i80486 :
·
Sekitar tahun 1989
Intel meluncurkan i80486DX.
·
Peningkatan seri ini
terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock
multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru.
·
Karena permintaan
publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain
adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled .
·
Seperti yang
seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi
chip-chip seri sebelumnya.
·
AMD dan Cyrix kemudian
membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat prosesor
Intel-compatible.
Intel Pentium :
·
Tahun 1993, dan Intel
meluncurkan prosesor Pentium.
·
Peningkatannya
terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi ,
dan pipelining,tanpa instruksi baru.
·
Tidak ada yang spesial
dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak
cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan
rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium
karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan
paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak
ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya
ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat
dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel
telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC
(RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari
arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock
generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur
baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya
kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya
relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin
cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya
Intel Pentium Pro :
·
Tahun 1995, kemunculan
Pentium Pro.
·
Inovasi disatukannya
cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8 .
·
Pin-pin prosesor ini
terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk prosesornya
sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya .
·
Desain prosesor ini
memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit,
namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka
prosesor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan
lambat.
·
Hanya ada 1 instruksi
yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) .
Intel Pentium MMX :
·
Tahun 1996 muncul
prosesor Pentium MMX.
·
Multi Media eXtension
adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip
ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium
tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing,
dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX
dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium.
·
Mengenai rancangan AMD
K6, tahukah anda bahwa K6 sebenarnya adalah rancangan milik NexGen ? Sewaktu
Intel menyatakan membuat unit MMX, AMD mencari rancangan MMX dan menambahkannya
ke K6. Sayangnya spesifikasi MMX yang didapat AMD sepertinya bukan yang digunakan
Intel, sebab terbukti K6 memiliki banyak ketidakkompatibilitas instruksi MMX
dengan Pentium MMX.
Intel Pentium II :
·
Tahun 1997, Intel
meluncurkan Pentium II, Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2
inovasi: cache memori tidak menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro
, namun berada di luar inti namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi
inilah yang menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan
cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita
dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus.
Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan
processor, sedangkan karena PII cachenya di”luar” (menggunakan processor
module), maka kecepatannya setengah dari kecepatan processor. Disebutkan juga
penggunaan Slot 1 pada PII karena beberapa alasan :
Pertama, memperlebar jalur data (kaki banyak –
Juga jadi alasan Socket 8), pemrosesan pada PPro dan PII dapat paralel. Karena
itu sebetulnya Slot 1 lebih punya kekuatan di Multithreading / Multiple
Processor. ( sayangnya O/S belum banyak mendukung, benchmark PII dual
processorpun oleh ZDBench lebih banyak dilakukan via Win95 ketimbang via NT)
Kedua, memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa
memakan banyak space di Motherboard sebab bila tidak ZIF socket 9 , bisa seluas
Form Factor(MB)nya sendiri konsep hemat space ini sejak 8088 juga sudah ada
.Mengapa keluar juga spesifikasi SIMM di 286? beberapa diantaranya adalah
efisiensi tempat dan penyederhanaan bentuk.
Ketiga, memungkinkan penggunaan cache module
yang lebih efisien dan dengan speed tinggi seimbang dengan speed processor dan
lagi-lagi tanpa banyak makan tempat, tidak seperti AMD / Cyrix yang “terpaksa”
mendobel L1 cachenya untuk menyaingi speed PII (karena L2-nya lambat) sehingga
kesimpulannya AMD K6 dan Cyrix 6×86 bukan cepat di processor melainkan cepat di
hit cache! Sebab dengan spec Socket7 kecepatan L2 cache akan terbatas hanya
secepat bus data / makin lambat bila bus datanya sedang sibuk, padahal PII thn
depan direncanakan beroperasi pada 100MHz (bukan 66MHz lagi). Point inilah
salah satu alasan kenapa intel mengganti chipset dari 430 ke 440 yang berarti
juga harus mengganti Motherboard.
Intel Pentium Celeron :
Celeron adalah keluarga mikroprosesor buatan Intel
Corporation dengan arsitektur Pentium
II, tetapi dengan sedikit pengurangan memori cache demi
mempertahankan faktor ekonomis. Memori cache L2
Celeron hanya berukuran 128 KB, sementara Pentium
IImemori cache L2
sebesar 512 KB. Celeron dapat dipasang pada papan
induk yang mempunyai slot 1 maupun soket
PGA 370.dan ini speck dari processor seleron: memiliki
·
· Celeron
M
o Banias (512)
o Dothan (1024)
o Shelton (Banias)
o Yonah (1024)
o · Celeron NetBurst
§ Willamette (128)
§ Northwood (128)
§ Prescott (256, Celeron D)
§ Prescott-V (Celeron D)
§ Cedar Mill (512, Celeron D
Pentium III :
Pentium III adalah mikroprosesor generasi
keenam buatan Intel yang diluncurkan tahun 1999 sebagai
penerus prosesor Intel Pentium
II. Prosesor berarsitektur 32-bit ini
menggunakan mikroarsitektur Intel x86 yang
diperluas dengan instruksi RISC seperti Pentium
Pro. Adapun sebenarnya prosesor x86 adalah
prosesor berinstruksi CISC.
Pada masanya, prosesor ini
sempat menempatkan diri sebagai prosesortercepat
sebelum AMD meluncurkan prosesor jagoannya, Athlon.
Jangkauan kecepatan prosesor ini mulai 450 MHz (4,5 kali 100
MHz) hingga 1.400 MHz (10,5 kali 133 MHz). Prosesor Pentium
III dengan kecepatan 1.400 MHz diluncurkan hampir bersamaan dengan
peluncuran prosesor Pentium
4 generasi pertama yang menimbulkan ketimpangan pasar sehingga
sempat kalah pamor.
Pentium III menggunakan slot (dikenal
sebagai Slot 1) sebagai sarana penyambung dengan papan
induk, sama dengan Pentium
II sebelum akhirnya berubah menggunakan soket dengan 370 pin
(dikenal sebagai soket PGA 370). Prosesor ini
awalnya berjalan pada bus berkecepatan 100 MHz sebelum ditingkatkan menjadi 133
MHz.
Prosesor ini sempat berevolusi beberapa
kali sebelum akhirnya digantikan oleh Pentium
4. Evolusinya dapat dijabarkan sebagai berikut.
·
Katmai (generasi awal). Prosesor ini
masih menggunakan bus berkecepatan 100 MHz yang dibangun menggunakan teknik
pabrikasi 250 nm. Adapun kecepatan cache prosesor setengah
kali lipat dari kecepatan prosesor, misalnya apabila prosesor berjalan
pada kecepatan 500 MHz, maka kecepatan cacheprosesor tersebut
adalah 250 MHz. Cache yang digunakan adalah SRAM
berkapasitas 512 KB.
·
Coppermine (generasi kedua). Prosesor ini
mulai menggunakan bus berkecepatan 133 MHz walaupun masih ada yang masih
berkecepatan 100 MHz. Peningkatan yang paling menonjol pada generasi ini adalah
pada kecepatan cache yang setara dengan kecepatan prosesor,
meski ukurannya dipotong menjadi setengahnya. Prosesor ini
tersedia dalam desain Slot 1 maupun soket
PGA 370.
·
Tualatin (generasi ketiga). Prosesor ini
dibangun memakai teknologi pabrikasi 180 nm dan
sudah menggunakan kecepatan bus 133 MHz.
Pentium IV :
Pentium VI adalah mikroprosesor generasi
ketujuh yang dibuat oleh Intel
Corporation dan dirilis pada bulan November 2000 meneruskan prosesor IntelPentium
III. Nama perkenalan generasi awalnya adalah Willamette, kemudian
dikembangkan kembali dengan nama perkenalan Northwood, Prescott, dan
Cedar-Mill.
Intel Pentium M :
Intel Pentium M adalah sebuah mikroprosesor Intel x86 yang
didesain oleh Intel untuk digunakan secara eksklusif
untuk komputer portabel, semacam Notebook atau PC Tablet. Pentium M pertama kali dirilis pada
bulan Maret 2003, bersamaan dengan chipset Intel
855, dan kartu adapter jaringan Intel PRO/Wireless 2100 Mini PCI, yang kemudian
lazim dikenal dengan sebutan Intel Centrino jika ketiga
komponen tersebut disatukan dalam satu sistem.
Inti dari Pentium M merupakan desain dari para
pengembang mikroarsitektur prosesor Pentium III yang efisien dan Pentium 4 yang
gegas. Tentu saja, Pentium M juga menawarkan sesuatu yang lebih dari pada kedua
pendahulunya itu, seperti hal-hal berikut ini:
·
Penggabungan
micro-operation (oleh Intel disebut dengan Micro-operation fusion).
Hal ini akan mengakibatkan throughput yang lebih tinggi dengan menggunakan daya
yang rendah.
Hasil desain tersebut, menjadikan Pentium M
menawarkan performa yang sebanding, atau bahkan lebih cepat dibandingkan dengan
prosesor Pentium 4, dengan tetap menekan penggunaan daya dan juga menekan
terjadinya panas berlebih.
R.Pentium D :
Pentium D merupakan jajaran mikroprosesor Intel yang
memiliki dua buah inti (dual core) dalam prosesornya. Ada dua buah
jenis Pentium D yang beredar di pasaran, antara lain Pentium D yang berbasiskan
inti Prescott (90 nanometer), yang diberi nama Smithfield dan satu lagi
prosesor Pentium D yang berbasiskan inti Cedar-Mill (65
nanometer), yang diberi nama Presler.
Pentium Extreme Edition :
Pentium Etreme Edition merupakan prosesorPentium
4 keluaran Intel Corporation yang ditujukan untuk
pasar khusus, yakni pasar gamerdan antusias terhadap kinerja. Saat AMD bangga
karena akan meluncurkan prosesor AMD Athlon
64untuk komputer desktop, Intel secara diam-diam meluncurkan
prosesor baru, dengan nama Intel Pentium 4 Extreme Edition ketika Intel Developer Forum sedang berlangsung,
delapan hari sebelum AMD meluncurkan AMD Athlon 64. Pentium 4 Extreme Edition
dibangun berdasarkan core Gallatin (Intel Xeon MP) dengan dikurangi dukungan
multiprocessor, dan ditambah cache L3 sebesar 2048 KB.
Dukungan HyperThreading seperti
prosesor Pentium 4 biasa pun terdapat dalam prosesor ini. Dengan Hyper
Threading pada prosesor ini membuatnya dikenali oleh sistem operasi yang
bersifat SMP-capable (sistem operasi yang mendukung multiprocessor seperti Windows
NT, 2000, XP dan GNU/Linux)
selayaknya dua prosesor, satu prosesor fisik dan satu prosesor logis.
Intel Xeon :
Intel Xeon adalah prosesor buatan Intel yang
ditujukan untuk pasar workstationdan server kelas
menengah ke atas (Ini dikarenakan Intel memiliki prosesor server lainnya, yang
dinamakan dengan Intel Itanium). Beberapa desain prosesor Xeon
juga digunakan untuk prosesor desktop, sebagai contoh prosesor Intel Pentium Extreme Edition.
Intel Xeon terdiri dari dua jenis, yakni Intel
Xeon DP dan Intel Xeon MP. Intel Xeon DP adalah prosesor Intel Xeon yang dapat
dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus dua prosesor (maksimum). Intel
Xeon MP adalah prosesr Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat
berjalan pada modus banyak prosesor (empat prosesor atau lebih). Umumnya,
menggunakan jenis konfigurasi memori Non-Uniform Memory Access (NUMA). Akibat
“gagalnya” prosesor Intel Itanium dan Itanium 2 di pasaran, Intel pun membuat
Xeon agar berjalan sebagai prosesor 64-bit, yang diimplementasikan dengan
menggunakan instruksi EM64T (implementasi instruksi x86-64 milik Intel).
Intel Core 2 Duo:
Intel Core 2 Duo adalah sebuah mikroprosesor yang
dirilis oleh Intel Corporationpada tanggal 27 Juli 2006.
Pada saat pengembangannya, prosesor ini memilikinama
kode Conroe dan Allendale. Kinerja
prosesor ini menang telak cukup jauh jika dibandingkan dengan prosesor Intel
Pentium D seri Presler apalagi Pentium D seri Smithfield yang
masih menggunakan mikroarsitektur Intel NetBurst. Jika dibandingkan dengan
seterunya, AMD Athlon FX 60, sebuah prosesor Intel
Core 2 Duo berkecepatan 2400 MHz mengungguli prosesor tersebut dengan perbedaan
kinerja kira-kira 15%. Jika prosesor AMD Athlon FX tersebut di-overclock
menjadi 3.4 GHz, prosesor tersebut unggul tipis dibandingkan Core 2 Duo 2400
MHz. Ini berarti prosesor Intel Core 2 Duo jauh lebih efisien dibandingkan
dengan pendahulunya dalam rangka mengeksekusi instruksi.
Intel Core 2 Quad Q6600 :
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).
Spesifikasi : Produced: From 2006 Manufacturer: Intel Max CPU clock: 1.06 GHzto
3.20 GHz FSB speeds: 0533 MT/s to
1600 MT/s Process:
(MOSFET channel length) 0.065 µm to 0.045 µm Instruction set: x86, MMX, SSE,SSE2, SSE3, SSSE3, x86-64, SSE4 (SSE4 is for only Penryn-based processors) Microarchitecture: Intel Core microarchitecture Cores: 1, 2, or 4 (2×2) Sockets:
(MOSFET channel length) 0.065 µm to 0.045 µm Instruction set: x86, MMX, SSE,SSE2, SSE3, SSSE3, x86-64, SSE4 (SSE4 is for only Penryn-based processors) Microarchitecture: Intel Core microarchitecture Cores: 1, 2, or 4 (2×2) Sockets:
·
Socket
T (LGA 775)
·
Socket
M (µPGA 478)
·
Socket
P (uPGA 478)
·
Micro-FCBGA (uBGA
479)
Core name: Allendale, Conroe, Merom-2M, Merom, Kentsfield, Wolfdale,
Yorkfield, Penryn
Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).
Fungsi Motherboard adalah pusat pengendali
yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang padanya. Mengatur
pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.
Lalu lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak.
Lalu lintas data semuanya diatur oleh motherboard, mulai dari peranti peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak.
Perkembangan Motherboard
Pada akhir tahun 1980-an dan selama dekade
1990-an, pasar prosesor untuk PC didominasi oleh Intel. Ada.Mulai akhir tahun
90-an dan awal tahun 2000, kondisi tersebut berubah. Pasar prosesor tidak lagi
terlalu tergantung pada Intel, karena pesaing mereka, AMD, mengeluarkan
prosesor K6-2 dan Athlon yang ternyata mampu bersaing dengan prosesor buatan
Intel.
Dan di tahun itu pula sebuah industri penghasil chipset asal Taiwan, VIA Technologies, juga telah mampu membuat chipset yang berkualitas dan berharga murah. Para produsen motherboard tidak lagi tergantung pada Intel untuk merancang dan membuat motherboard mereka, sehingga perkembangan teknologi dan desain motherboard mengalami peningkatan yang sangat pesat.
Selain itu, demam overclocking juga turut menyumbangkan peranan dalam perkembangan dunia motherboard. Para produsen motherboard berlomba-lomba mengeluarkan motherboard yang dirancang mampu memberikan tingkat overclock yang tinggi, tapi tetap mampu menjaga kestabilan sistem. Pokoknya, kalau ada motherboard yang tidak bisa digunakan untuk meng-overclock prosesor dan memori, maka hampir dapat dipastikan motherboard tersebut kurang laku dipasaran.
Dan di tahun itu pula sebuah industri penghasil chipset asal Taiwan, VIA Technologies, juga telah mampu membuat chipset yang berkualitas dan berharga murah. Para produsen motherboard tidak lagi tergantung pada Intel untuk merancang dan membuat motherboard mereka, sehingga perkembangan teknologi dan desain motherboard mengalami peningkatan yang sangat pesat.
Selain itu, demam overclocking juga turut menyumbangkan peranan dalam perkembangan dunia motherboard. Para produsen motherboard berlomba-lomba mengeluarkan motherboard yang dirancang mampu memberikan tingkat overclock yang tinggi, tapi tetap mampu menjaga kestabilan sistem. Pokoknya, kalau ada motherboard yang tidak bisa digunakan untuk meng-overclock prosesor dan memori, maka hampir dapat dipastikan motherboard tersebut kurang laku dipasaran.
3. Mouse
Mouse pertama ditemukan oleh Douglas Engelbart
dari Stanford Research Institute pada tahun 1963. Mouse adalah satu dari
beberapa alat penunjuk (pointing device) yang dikembangkan untuk oN Line System
(NLS) milik Engelbard. Mouse pertama berukuran besar, dan menggunakan dua buah
roda yang saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y.
Penunjuk posisi X-Y untuk sistem tampilan grafis (X-Y Position Indicator For A
Display System). Pada waktu itu, sebetulnya Engelbart bermaksud pengguna
memakai mouse dengan satu tangan secara terus-menerus,sementara tangan lainnya
mengoperasikan alat seperti keyboard dengan lima tombol.
a) Mouse Bola
Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970. Ia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari, yang populer antara tahun 1980 sampai 1990.
b) Mouse Optikal
Mouse optikal lebih unggul dari mouse bola
karena lebih akurat dan perawatannya lebih mudah dibandingkan mouse bola. Mouse
optikal tidak perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering
dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya. Mouse optikal
pertama dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse jenis
ini menggunakan LED (light emitting diode) dan photo dioda untuk mendeteksi
gerakan mouse. Mouse optikal pertama hanya dapat digunakan pada alas (mousepad)
khusus yang berwarna metalik bergaris-garis biru–abu-abu. Mouse optikal saat
ini dapat digunakan hampir di semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan
yang memantulkan cahaya. Mouse optikal saat ini bekerja dengan menggunakan
sensor optik yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil
beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak. Perubahan dari frame-frame
gambar tersebut diterjemahkan oleh chip khusus menjadi posisi X dan Y yang kemudian
dikirim ke komputer.
c) Mouse Laser
Mouse laser pertama kali diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal. Dasar kerja mouse optikal dan mouse laser hampir sama, perbedaannya hanya penggunaan laser kecil sebagai pengganti LED digunakan oleh mouse optikal. Saat ini mouse laser belum banyak digunakan, mungkin karena harganya yang masih mahal.
Dari semua perkembangan mouse, yang tidak
banyak berubah adalah jumlah tombolnya. Semua mouse memiliki tombol antara satu
sampai tiga buah. Mouse pertama memiliki satu tombol. Kebanyakan mouse saat
ini, yang didesain untuk Microsoft Windows, memiliki dua tombol. Beberapa mouse
modern juga memiliki sebuah Wheel untuk mempermudah scrolling. Sementara itu,
Apple memperkenalkan mouse satu tombol, yang tidak berubah hingga kini. Mouse
modern juga sudah banyak yang tanpa kabel, yaitu menggunakan teknologi wireless
seperti Infra Red, gelombang radio ataupun Bluetooth. Mouse wireless yang
populer saat ini menggunakan gelombang radio ataupun Bluetooth. Sedangkan mouse
yang menggunakan Infra Red kurang begitu populer karena jarak jangkauannya yang
terbatas, selain itu juga kurang praktis karena antara mouse dan penerimanya
tidak boleh terhalang.
4. RAM
RAM adalah singkatan dari Random Access
Memory. RAM ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar-besaran
oleh intel pada tahun 1968.
Perkembangan RAM
·
DRAM muncul pada tahun 1970, IBM menciptakan
sebuah memori yang dinamakan DRAM(Dynamic Random Access Memory) yang mempunyai
frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
·
FPM
RAM muncul pada
tahun 1987, RAM jenis FPM (Fast Page Mode) merupakan RAM paling kerap digunakan
dalam system komputer pada masa itu, FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz
hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah
transfer data (bandwith) sebesar 188,71MB/detik, FPM juga dikenali sebagai DRAM
(Dynamic Random Access Memory) saja, FPM menggunakan modul memori SIMM 30 pin
& SIMM 72 pin.
·
EDORAM muncul pada tahun 1995. Extended Data
Output Dynamic Random Access Memory yang merupakan penyempurnaan dari FPM.
EDORAM mempunyai access time sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada
frekuensi 33MHz hingga 75MHz.
·
SDRAM muncul pada peralihan 1996-1997,
Synchronous Dynamic Random Accsess Memory, lebih dikenal sebagai PC66 karena
bekerja pada frekuensi bus 66MHz, tegangan hanya 3,3volt, access time sebesar
10ns dan mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 55MB/det.
·
RDRAM muncul pada tahun 1999, yang menggunakan
modul RIMM, transfer data secara serial pada data bus 16-bit, dengan kecepatan
16GB/det.
·
SDRAM
PC 133 bekerja pada bus
berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 1,06GB/det.
·
SDRAM
PC 150 pada tahun 2000
memori PC150 mempunyai accsess time 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar
1,28GB/det.
·
DDR-SDRAM pada tahun 2000 menggunakan sistem bus
dengan frekuensi sebesar 100-133MHz.
·
DDR2
SDRAM pada tahun 2004
memilki kelebihan High clock speed 400-800MHz,memiliki 1 keping 2 GB dan
dipasangkan pada single bank serta menggunakan teknologi koneksi Ball Grid
Array (BGA).
·
DDR3
2GB pada 2007, memiliki
bandwith sampai dengan 1600MH dan mampu mentransfer data dengan clock efektif
800-16.
5. VGA

Pada sebuah PC ada 3 komponen yang sangat
berperan penting dalam hal kinerja grafis: prosesor, memori, dan kartu VGA. VGA
(Video Graphics Adapter), adalah standar tampilan komputer analog.
VGA juga bisa diartikan sebagai komponen yang tugasnya menghasilkan visual dari
komputer dan hardware yang memberikan perintah kepada monitor untuk menampilkan
keluaran visual yang dapat kita lihat. VGA pertama kali dipasarkan pada tahun
1987 oleh IBM (International Bushiness Machines Corporation). VGA (Video
Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke
monitor dan salah satu komponen komputer yang mutlak (harus ada).
Jenis-Jenis VGA
·
VGAonboardVGA onboard
adalah unit pemproses yang telah menyatu pada motherboard, maka VGA card tidak
diperlukan lagi. Keberadaan chipset VGA onboard ini tidaklah bersifat tetap
karena VGA onboard ini dapat diatur untuk tidak aktif jika user ingin memasang
VGA card yang diinginkannya.
·
VGA bukan onboard
(dengan kartu VGA).Sejak sistem PC IBM pertama, didalam komputer pasti ada unit
kartu grafis, entah itu CGA, EGA, MCGA , VGA, atau yang lain. Dengan
menggunakan kartu VGA bukan onboard maka akan didapatkan kinerja yang lebih
baik daripada sistem yang menggunakan UMA (Unified Memori Architecture). Jika
dulu sebuah kartu grafis 8 bit dengan memori 512 KB yang dapat menampilkan 256
warna pada resolusi 640 X 480 sudah cukup, maka sekarang tidak lagi. Kebutuhan
minimal untuk komputer multimedia adalah kartu grafik 64 bit dengan memori 1
MB.
Berikut adalah beberapa poin keunggulan VGA OB
dibanding VGA add-on:
·
VGA OB sudah
terintegrasi dengan mobonya sehingga dipastikan tidak akan terjadi masalah
ketidaksesuaian antara mobo (motherboard) dan VGA.
·
Harga mobo dgn VGA OB
hampir sama, atau unit beberapa type/merk, bahkan lebih murah ketimbang mobo
(motherboard) tanpa VGA.
Namun bukan berarti VGA OB tidak memiliki
kekurangan bila dibandingkan dengan VGA add-on. Berikut beberapa di antaranya:
·
VGA OB tidak memiliki
memory sendiri (tapi sekarang ini beberapa produsen mobo/motherboard sudah ada
yg menambahkan memory tersendiri atau sideport memory khusus unt VGA OB) .
·
Kinerja VGA OB relatif
lebih rendah dibanding VGA add-on.
Mobo (motherboard) dengan VGA OB biasanya ukurannya lebih kecil beberapa centimeter (cm) dibanding mobo (motherboard) tanpa VGA.
Mobo (motherboard) dengan VGA OB biasanya ukurannya lebih kecil beberapa centimeter (cm) dibanding mobo (motherboard) tanpa VGA.
gambar VGA OB
gambar VGA add-on
6. Keyboard

Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca
kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output. Bila
mendengar kata “keyboard” maka pikiran kita tidak lepas dari
adanya sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang
terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus
lainnya pada komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya
papan tombol jari atau papan tuts. Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf
(alphabet) A – Z, a – z, angka (numeric) 0 – 9, tombol dan karakter khusus
seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ – + = < > / , . ? : ; “ ‘ |, tombol
fungsi (F1 – F12), serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya
adalah 104 tuts. Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tutsnya adalah 52 tuts.
Bentuk keyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat
variatif.
Begini, susunan keyboard yang dipakai umum
sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak
efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat.
Mengapa demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard. Hal ini berkaitan dengan
sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes
(1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat
memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Terlalu cepatnya
kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada
saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang
menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan
karena batang-batang itu saling mengait (jamming). Karena bingung memikirkan solusinya
pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu
demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk
digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari
kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.
Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang
diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan
sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Sebenarnya
ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK
(American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr.
August Dvorak sekitar tahun 1940.
Secara penelitian, QWERTY sebenarnya punya
banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika
menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam
bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking anda overload. Penelitian
menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus
menyeberang dari baris ke baris bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan
berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil
Susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi
mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY
yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak
mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.
Berikut perbandingan menggunakan keyboard tipe
QWERTY dan tipe DVORAK dalam hal mengetik
Selain tipe QWERTY dan DVORAK, keyboard
memiliki tipe lain seperti AZERTY dan QWERTZ
7. Monitor

Monitor merupakan interface terpenting yang
menghubungkan manusia dan PC. Pada saat komputer
pertama beroperasi pada tahun 1938, monitor yang sudah berusia 83 tahun dan
pengembangannya masih berlangsung sampai saat ini.
Tahap pengembangan monitor komputer yang
digunakan saat ini sebenarnya terbagi atas dua fase. Fase pertama
pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh
ilmuwan dari Jerman, Heinrich Geißler. Ia merupakan bapak
dari monitor tabung. Lalu 33 tahun kemudian, ahli kimia asal
Austria, Friedrich Reinitzer, meletakkan dasar pengembangan
teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan.
Waktu itulah yang merupakan fase kedua dari tahap pengembangan
monitor komputer.
Selama ini, banyak yang menganggap bahwa Karl
Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda.
Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung,
yaitu osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi
basis pengembangan perangkat lain, seperti televisi. Pada
tahun yang sama, Joseph John Thomson menemukan elektron, yang
mempercepat pengembangan teknik tabung.
Monitor CRT (Cathode Ray Tube) pertama dikembangkan untuk menerima siaran
televisi. Milestone adalah tabung televisi pertama dari Wladimir
Kosma Zworykin (1929), full electronic frame rate dari Manfred
Ardenne (1930), dan pengembangan sinar katoda pertama yang dapat
direproduksi oleh Allen B.Du Mont (1931).
Pada akhir tahun 1960-an, perkembangan
teknologi monitor televisi berpisah jalur dengan teknologi monitor komputer.
Hal ini terjadi setelah adanya Mono Display Adapter (MDA) yang
memungkinkan gambar monokrom dengan resolusi 720 x 350 pixel.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan Color
Graphics Adapter (CGA) yang dapat menampilkan empat warna dengan
resolusi 160 x 200 pixel. Awalnya monitor terintegrasi dengan casing PC atau
terhubung dengan teknik yang proprietary. Monitor yang menjadi
perhatian saat itu adalah Taxan Vision, sebuah layar warna 14
inci dengan resolusi 1000 x 1000 pixel dan frame rate sebesar 64 Hz.
Enam tahun kemudian (1990), monitor
Nec Multiscan 4 D yang memiliki resolusi maksimal 1.024 x 768 dan
frame rate sebesar 70 Hz telah hadir. Spesifikasi ini masih digunakan
untuk Graphical User Interface saat ini. Sekitar tahun
2000, monitor layar datar menyerbu pasaran konsumer.
Untuk lebih jelasnya, berikut perkembangan
monitor dari tahun ke tahun :
Pada tahun 1855 Tabung
Geißler ditemukan oleh Heinrich Geißler, dia berhasil membuat sebuah vakum dalam
tabung yang dilengkapi dengan sebuah pompa merkuri.
Tahun 1859, Sinar
Katoda diitemukan oleh Julius Plucker, seorang ahli matematika dan fisika dari
Jerman. Dia berhasil menemukan dan menggambarkan sinar katoda untuk pertama
kalinya.
Tahun 1888, penemuan Liquid Crystal oleh
Friedrich Reinitzer, ahli kimia dari
Austria, menemukan fenomena kristal cairan. Ia membuat eksperimen dengan sebuah
bahan yang memiliki dua titik cair.
Tahun 1897, Tabung BRAUN ditemukan oleh
Karl Ferdinand Braun, dia mengembangkan tabung sinar katoda dengan memperkenalkan
aplikasi pertama dengan menggunakan osiloskop.
Tahun 1930, Siaran Full Electronic oleh Manfred von Ardenne,
ilmuwan universal knowledge berhasil membuat siaran televisi full electronic
pertama. Pada tahun 1931, ia memperkenalkan penemuannya di ajang International
Radio Show di Berlin.
Tahun 1963, penemuan Liquid Crystal Cyan
Biphenyl oleh George Gray, ahli kimia dari Universitas Hull Inggris, menemukan kristal
cairan Cyan-Biphenyl. Kristal ini menjadi dasar untuk
pengembangan bahan kristal cairan stabil yang digunakan
pada LCD sampai saat ini.
Tahun 1969, TN-LCD Pertama oleh James
Fergason mengembangkan
teknologi TN (Twisted Nematic) yang mengontrol light transfer
dari kristal cairan.
Tahun 1981, IBM membuat standar MDA dan
CGA. Dengan standarnisasi
sinyal grafik monokrom dan warna,IBM membuka jalan untuk
pengembangan monitor komputer yang universal.
Tahun 1984, standar
EGA berakhir . Standar EGA sudah lama menjadi standar minimal
pada Computer Graphic Hardware.
Tahun 1988, pembentukan standar VESA. Akhir tahun 1980-an, NEC bersama
dengan delapan produsen graphic card lainnya membentuk Video
Electronics Standards Association (VESA). Sejak saat itu, ditetapkan sebuah
standar yang seragam untuk software, graphics card, dan monitor.
Tahun 2000, layar datar untuk Home User Monitor dengan layar datar tipis ini
semakin terjangkau harganya bagi home user.
Tahun 2005, layar 3D pertama, Toshiba memperkenalkan layar 3D pertama
yang menawarkan efek 3D tanpa menggunakan alat bantu lainnya.
Namun, mata harus pada posisi tertentu.
Liquid Crystal Display (LCD) atau Flat
DisplayPanel(FDP)
Plasma Gasatau Organic Light Emitting Diode
(OLED)
,
,
8. Printer
Printer adalah salah satu Hardware (perangkat
keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan,
gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah
yang dikenal pada resolusi printer disebut DPI (dot per inch). Maksudnya adalah
banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka
akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah
maka hasil cetakan akan buruk atau tidak bagus. Saat ini terdapat
tiga jenis printer yaitu :
a) Printer Dot-Metrix
Printer dot-merrix adalah pencetak yang
resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selain itu itu ketika sedang mencetak,
printer ini suaranya cendrung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang
baik karena hasil cetakan dibentuk oleh hentakan jarum pada pita yang membentuk
karakter yang berupa titik-titik yang beraturan. Sehingga gambar yang tercetak
akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis
dot-mertix juga hanya mempunyai satu warna yaitu; waran hitam. Tetapi saat ini
printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ”bandel” (awet). Pita
printer dot-metrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk
printer jenis inkjet dan laser jet.
b) Printer
Inkjet
Perkembangan teknologi Inkjet memperluas
pilihan printer personal, teknologi inkjet berkembang lebih cepat dibandingkan
dengan teknologi jenis printer lainnya. Hal ini dibuktikan dengan lebih
seringnya muncul printer inkjet dibandingkan dengan printer lain. Teknologi
inkjet masih memberikan peluang perkembangan yang lebih luas, seperti
peningkatan kecepatan, warna dengan resolusi yang tinggi, sehingga printer
inkjet identik dengan printer personal mungkin perlu dikoreksi. Printer inkjet
digunakan untuk jaringan, namun sementara printer personal didominasi oleh
printer inkjet.
Perkembangan printer inkjet telah memberikan
pengaruh besar dikalangan pemakaian printer personal. Orang berbondong-bondong
lari ke teknologi printer inkjet karena dengan printer inkjet pemakai memang
bisa mendapat semaksimal mungkin kualitas yang baik dalam mencetak warna, dan
harga juga terjangkau. Printer inkjet juga memiliki kemampuan-kemampuan baru,
seperti kemampuan mencetak diatas berbagai ukuran dan media (kertas, kartu,
T-shirt). Untuk membatasi pengertian printer personal ada beberapa pendapat
yang sama mengenai printer personal yaitu :
·
Menurut agus hanggono
antara lain harus menjawab kebutuhan khusus personal (misalnya dapat mencetak
diatas berbagai macam ukuran dan jenis kertas), mampu mencetak warna, kecepatan
dalam mencetak biasanya dibawah 8 atau 10 Ppm (halaman per menit).
·
Menurut budi s.w dan
hardi harjono selain dengan kriteria diatas, printer personal biasanya memiliki
ukuran yang lebih kecil dan ringan. Inkjet digunakan oleh sekretaris untuk
menulis surat dan inkjet tidak dapat digunakan untuk back office karena dapat
membuat bangkrut kantor.
Namun dari perdebatan diatas printer inkjet
adalah yang paling sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan diatas dan bisa
didapatkan dari printer inkjet apalagi printer inkjet saat ini dilengkapi
dengan multifungsi.
c) Printer
Terbaru
Meskipun tidak segencar tahun lalu, produk
printer personal dengan teknologi dan fasilitas baru terus bermunculan seiring
dengan perkembangan persaingan dalam teknologi dan menciptakan inovasi-inovasi
baru untuk melengkapi produk jajaran lama. Dibandingkan pesaingnya, HP (Hewlett
Packard) paling gencar bereksi.
·
Printer
Inkjet HP (Hewlett Packard)

Perkembangan teknologi inkjet telah memberikan
pengaruh besar dikalangan pemakai printer personal. Kemampuan-kemampuan baru,
seperti kemampuan mencetak diatas berbagai ukuran dan media (kertas, kartu, dan
T-shirt), hasil cetakan berkualitas foto, serta printer multifungsi yang baru
diperkenalkan HP (Hewlett Packard) serta Canon (dapat mencetak dan
menscan) telah memberikan pilihan yang lebih bagi pemakai personal. Tiga
printer terbaru HP adalah HP deskjet 890C yang diluncurkan akhir November 1997,
HP deskjet 720C dan HP deskjet 1120C keduanya yang disebutkan terkhir
diluncurkan pada awal 1998. HP memperkenalkan teknologi baru PhotoRet II dan
ColorSmart II pada ketiga printer tersebut. PhotoRet II merupakan kemampuan
menumpuk tinta dalam satu lokasi sampai 16 drop tinta
per dot dengan ukuran drop10pl, 70% lebih kecil
dibandingkan pada deskjet sebelumnya, pemakai dapat otomatis menyetel ketajaman
warna dan mengoptimalkan pencetakan gambar warna. Deskjet 890C yang
menggantikan deskjet 870Cxi ini ditujukan pada pemakai profesional. Untuk
mencetak hitam, kecepatan cetak deskjet bisa mencapai 9ppm (halaman per menit),
dan 5ppm untuk pencetakan gambar. Printer ini dapat juga dishare dalam
jaringan. Deskjet 720C lebih ditujukan pada pemakaian rumah atau kantor kecil,
sedangkan deskjet 1120C yang menggantikan deskjet 1000C ditujukan pada
pemakaian profesional diperusahaan kecil dan menengah.
·
Canon

Diakhir tahun lalu, canon mengeluarkan lima
printer personal baru : BJC-80, BJC-4300, BJC-4650, BJC-7000 keempatnya
diluncurkan pada November 1997 dan BJC-4200SP diluncurkan pada Desember 1997.
BJC-80 yang juga dapat berfungsi sebagai scanner (scanner
cartridge optimal) ditujukan pada pemakaian notebook. BJC-4300 dan
BJC-4200SP yang merupakan super printer kedua setelah BJC-210SP ditujukan pada
perumahan dan perkantoran kecil/SOHO. Sedangkan BJC-4650C juga dapat berfungsi
sebagai scannner, A3, dan BJC-7000 yang berteknologi P-POP (plain
paper optimized printing technology) ditujukan untuk pemakaian kantor
profesional. Teknologi P-POP memungkinkan pencetakan berkualitas prima diatas
kertas biasa dan tahan air meskipun dicelupkan ke dalam air. Tiga printer canon
yang masih tersedia adalah BJC-210SP untuk peorangan atau kantor kecil, BJC-620
dan BJC-550 (ukuran A2, dan dilengkapi track feeder untuk continous
form) untuk pemakaian kantor dan profesional. Secara umum canon buble jet
ditujukan sebagai printer personal, tetapi jika dibutuhkan sebagai printer
jaringan dapat ditambahkan ” print server portable ”, seperti axis print point
140BJC yang digunakan pada BJC-4200.
·
Printer
Laser Jet

Sebagian dari mesin printer laser jet
menyerupai mesin photo copy. Dengan daya cetak yang cukup banyak yang dapat
mencapi lebih dari 10 lembar per menit. Kualitas hasil cetak printer laser jet
pun sangat bagus, sehingga mirip dengan aslinya. Selain itu hasil cetakan cepat
kering, tetapi harga printer jenis ini cukup tinggi. Anggapan bahwa printer
laser indentik dengan printer workgroup (jaringan). Namun, dapat juga digunakan
untuk pemakaian personal.
·
Printer
laser Minolta

Printer laser minolta yang hampir dua tahun
bermain di Idonesia, mencoba memasuki segmen workgroup dan personal dengan
jajaran printer laser. Generasi pertama printer laser minolta adalah PagePro 6
yang ditujukan untuk pemakaian personal. Menyusul kemudian PagePro 6L dan
PagePro 6e yang diluncurkan pertengahan tahun lalu. PagePro seri 6 yang menjadi
saingan HP laserjet 6L memiliki kecepatan mencetak 6ppm, dan mampu mencetak
diberbagai jenis kertas pada berbagai ukuran. Minolta menambahkan teknologi
Fine-Advance Resolution Technology pada seri PagePro sehingga printer 600dpi
itu mampu mencetak sekualitas 1200dpi. Sedangkan PagePro 6L memungkinkan mencetak
beberapa halaman dalam satu lembar kertas. Kemampuan ini tentunya
menghemat toner serta kertas.






























